Sabtu, 12 Desember 2015

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI

        KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penyusun ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kekuatan, kesehatan dan lain-lain, sehingga Makalah Sistem Informasi Manajemen ini dengan pokok bahasan mengenai “Pembangunan Sistem Informasi“ dapat disusun sampai selesai.
Makalah Sistem Informasi Manajemen ini, disusun untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa yang mengambil Mata Kuliah ini dan sebagai bahan diskusi. Makalah ini terkonsentrasi membahas mengenai Pembangunan Sistem Informasi.
Penyusun telah berusaha sekuat tenaga dan pikiran dalam menyusun makalah ini. Namun demikian tentunya masih banyak kekurangan-kekurangannya. Untuk itu penyusun mengharapkan kritik dan saran-saran yang membangun dari semua pihak demi penyempurnaan isi Makalah ini untuk masa yang akan datang.
Demikian Makalah ini disusun dengan harapan semoga bermanfaat bagi para pembacanya.



Palu, 21 September 2015


Kelompok 6






DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................ ii
DAFTAR ISI....................................................................................................... iii
BAB  I  PENDAHULUAN................................................................................. 1
1.1  Latar Belakang........................................................................................... 1
1.2  Rumusan Masalah...................................................................................... 1
1.3  Tujuan dan Manfaat................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN..................................................................................... 3
2.1  Pembangunan Sistem Informasi................................................................ 3
2.2  Definisi Informasi...................................................................................... 5
2.3  Definisi Sistem Informasi.......................................................................... 7
2.4  Konsep Dasar Basis Data.......................................................................... 9
2.5  Perangkat Lunak Dalam Perencanaan Sistem.......................................... 10
BAB III PENUTUP........................................................................................... 12
3.1  Kesimpulan.............................................................................................. 12
3.2  Saran........................................................................................................ 12
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................... 13


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Dalam suatu perusahaan, sistem informasi sangatlah di butuhkan. Karena informasi adalah hal penting bagi pihak manajemen dalam mengambil dan membuat keputusan atau menjalankan fungsi manajemennya. Sistem informasi yang di perlukan oleh perusahaan terbagi menjadi dua kelompok yaitu, sistem informasi akuntansi, dan sistem informasi manajemen.
Sistem informasi akuntansi itu ialah,suatu proses yang tersistematis yang di gunakan perusahaan untuk mengolah data terkait dengan proses kuntansi,hasil dari sistem informasi akuntansi ini ialah adalah laporan keuangan. Sedangkan sisstem informasi manajemen ialah, suatu proses suatu proses yang tersistematis yang di gunakan perusahaan untuk mengolah data terkait dengan proses manajemen. Hasil dari seistem ini ialah laporan pengendalian internal perusahaan dan kebijikan-kebijakan internal perusahaaan.
Agar dapat menerapkan sistem informsi mnajemen yang baik dan  tersistematis, maka perusahaan perlu mengetahui cara-cara yaang harus di tempuh dalam melaksanakan pembangunan sistem informasi manajemen. Oleh karena itu, penulis kali ini, akan menulis makalah yang berkaitan dengan pembangunan sistem informasi manajemen, dengan judul “ pembangunan sistem informasi manajemen”.
1.2  Rumusan Masalah
dari uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah apkah cara yang di tempuh untuk melaksanakan pembangunan sistem informasi ?
1.3  Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini adalah, untuk mengetahui cara yang dapat di tempuh untuk melaksanakan pembanguna sistem informasi.























BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Pembangunan  Sistem Informasi
2.1.1        Pengertian Pembangunan Sistem Informasi
Mengenai sistem informasi Jogiyanto. H.M., (1995:11) menyebutkan : “Sistem informasi adalah suatu sistem yang di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat menajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”.
Sedangkan pengertian sistem informasi John F. Nash dan Martin B. Robert, (1990:5) adalah : “Sistem informasi merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat, teknologi, media prosedur dan pengendalian yang dimaksud menata jaringan komunikasi yang penting, pengolahan atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat”.
Dari dua pengertian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pengertian sistem informasi adalah sistem yang terdiri dari manusia, fasilitas, alat, media dan prosedur yang digunakan untuk membangun jaringan yang bersifat rutin dan membantu manajemen dalam pengambilan keputusan dan menyediakan informasi bagi pihak-pihak yang membutuhkannya.
Pembangunan sistem informasi merupakan hal yang penting dalam perkembangan sistem informasi. Berikut ini definisi pembangunan sistem informasi (Information System Development) menurut para ahli :
a.    Kumpulan kegiatan para analis sistem, perancang, dan pemakai yang mengembangkan dan mengimplementasikan sistem informasi James Senn,(1989).
b.   Proses membangun dan mengimplementasikan sistem informasi sedemikian rupa sehingga sistem informasi tersebut menjadi ada/diwujudkan Toto Suharto,(2002:2).
c.    Proses merencanakan, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem informasi dengan   menggunakan metode, taktik, dan alat bantu pengembangan tertentu

2.1.2        Defenisi Sistem
“Bahwa sistem yaitu suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.” Al-Bahra (2005:2) “Sistem adalah kumpulan/group dari bagian atau komponen apapun baik fisik ataupun non fisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai suatu tujuan tertentu.” Susanto Azhar (2000:17) “Suatu Sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan ata menyelesaikan suatu sasaran tertentu.” Andri Kristanto (2008:1).
Berdasarkan  definisi diatas maka sistem adalah kumpulan suatu jaringan yang saling berinteraksi atau saling berhubungan untuk melakukan suatu kegiatan untuk mencapai suatu tujuan yang diharapkan. Suatu sistem yang baik harus mempunyai tujuan dan sasaran yang tepat karena hal ini akan menentukan dalam mendefinisikan masukan yang dibutuhkan sistem dan juga keluaran yang dihasilkan. Dengan Sistem Informasi berbasis komputer dapat mempermudah dalam pengelolaan data atau informasi yang dibutuhkan, sehingga informasi yang dihasilkan lebih cepat dan lebih baik daripada informasi yang dihasilkan sistem informasi yang dikelola secara manual.

2.1.3        Model umum suatu Sistem
Menurut Gordon. B. Davis (1985) model umum dari suatu sistem adalah terdiri dari masukan, pengolahan, dan keluaran. Al-Bahra (2005:7) Dapat digambarkan sebagai berikut:

Masukan                                     Keluaran

PENGOLAHAN
 
 


                                                                                     
 

        Gambar 2.1 Model Umum Suatu Sistem
(sumber : Buku Analisis dan Desain Sistem Informasi oleh :Al-Bahra bin
Ladjamuddin)

2.2  Definisi Informasi
Menurut Witarto (2004:8) informasi adalah rangkaian data yang mempunyai sipat sementar, tergantung dengan waktu, mampu memberi kejutan atau surprise pada penerimaannya. Informasi adalah data yang sudah diolah, dibentuk atau dimanipulasi sesuai dengan keperluan tertentu atau hasil dari pengolahan data yang secara prinsip memiliki nilai atau value yang yang lebih dibandingkan mentah Dari definisi di atas dapat disimpulkan Bahwa informasi merupakan data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerima sehingga dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Tanpa suatu informasi, suatu sistem tidak akan berjalan dengan lancer dan akhirnya bisa mati.
2.2.1        Pengolahan Data
Pengolahan data adalah waktu yang digunakan untuk menggambarkan perubahan bentuk data menjadi informasi. Semakin banyak data dan kompleksnya aktivitas pengolahan data dalam suatu organisasi, maka metode pengolahan data yang tepat sangat dibutuhkan. Salah satu metode pengolahan data adalah dengan media pengolahan data yang menggunakan komputer.
Menurut Andri Kristanto (2008:9) Operasi yang dilakukan dalam pengolahan data antara lain :
1.    Input Data
2.    Transformasi Data
a.    Calculating, adalah operasi aritmatika terhadap data field yang dimasukkan.
b.    Summarizing, adalah proses akumulasi beberapa data
c.    Classifying, data grup-grup tertentu:
·      Categorizing atau mengkategorikan data kedalam suatu group berdasar karakteristik tertentu.
·       Sorting data kedalam bentuk yang berurutan
·      Merging atau menggabungkan dua atau lebih kumpulan data berdasarkan kriteria tertentu
·       Matching data berdasarkan keinginan pengguna terhadap grup data
3.    Output Data
a.    Displaying result, yaitu menampilkan informasi yang dibutuhkan pemakai melalui monitor atau cetakan.
b.     Reproducing, penyimpanan data yang digunakan untuk pemakai lain yang membutuhkan.
c.     Telecommunicating, penyimpanan data secara elektronik melalui saluran komunikasi

2.2.2        Siklus Informasi
Perhatikan gambar berikut ini.

INPUT
 
PROSES
 
OUTPUT
 
                                           
OUTPUT

 
 




            Gambar 2.2. Siklus Pengolahan data
  (sumber : Buku Sistem Informasi dan Aplikasinya oleh :Andri Kristanto)
   Dari gambar diatas menjelaskan bahwa data yang merupakan suatu kejadian yang menggambarkan kenyataan yang terjadi dimasukan melalui elemen input kemudian data tersebut akan diolah dan diproses menjadi suatu output dan output tersebut adalah informasi yang dibutuhkan. Informasi tersebut akan diterima oleh pemakai atau penerima, kemudian penerima akan memberikan umpan balik yang berupa evaluasi terhadap informasi tersebut dan hasil umpan. balik tersebut akan menjadi data yang akan dimasukan menjadi input kembali. Begitu seterusnya.
2.2.3        Kualitas Informasi
Menurut Andri Kristaanto (2008:10) Kualitas informasi tergantung dari :
a.    Akurat berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa atau menyesatkan.
b.    Tepat waktu berarti informasi yang datang kepada penerima tidak boleh terlambat.
c.    Relevan berarti informasi mempunyai mafaat bagi penerima.
d.   Ekonomis, efisien dan dapat dipercaya
2.2.4        Nilai Informasi
Nilai informasi ditentukan oleh dua hal, yaitu manfaat dan biaya untuk mendapatkan informasi tersebut. Suatu informasi dikatakan bernilai apabila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Kegunaan informasi adalah untuk mengurangi hal ketidakpastian didalam proses pengambilan keputusan tentang suatu keadaan.
2.3  Definisi Sistem Informasi
“Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan laporan yang diperlukan”. Al-Bahra (2005:9) Sistem informasi harus didesain terpadu diantara unit-unit di dalam organisasi. Suatu sistem informasi yang ada diantara unit-unit organisasi atau departemen-departemen harus dapat berhubungan dan dapat berkomunikasi dengan baik. Teknologi komunikasi data dapat diterapkan untuk maksud integrasi ini. Integrasi akan meningkatkan kebutuhan dari koordinasi dan sinkronisasi dari operasi di dalam organisasi.
Integrasi ini perlu karena organisasi harus dipandang sebagai satu kesatuan unit sistem. Sasaran dari sistem informasi adalah untuk menyediakan system informasi multilevel, cross-functional, tepat waktu, akurat, relevan, kepada semua komponen organisasi. Oleh karena itu sistem informasi perlu dirancang di dalam organisasi, karena organisasi merupakan sistem yang saling mempengaruhi dan saling bekerja sama antara orang yang satu dengan orang lain dalam suatukelompok untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang telah disepakati bersama.
2.3.1        Komponen Sistem informasi
Untuk mendukung lancarnya suatu sistem informasi dibutuhkan beberapa komponen yang fungsinya sangat vital di dalam sistem informasi. Menurut Andri Kristanto (2008:13) Komponen sistem informasi tersebut adalah sebagai berikut : input, proses, output, teknologi, basis data dan kendali.
2.3.2        Sumber Daya Sistem Informasi
Teknologi informasi merupakan perkembangan dari teknologi computer yang dipadukan dengan teknologi telekomunikasi. Teknologi informasi dapat dikatakan sebuah suatu teknologi yang berhubungan dengan pengolahan data menjadi informasi dan proses penyaluran informasi tersebut dalam batas – batas ruang dan waktu. Komputer adalah satu produk dalam domain teknolog informasi, yang lainnya adalah modem, router, Oracle, SAP, Printer, Multimedia dan lain sebagainya. Dalam hal ini, teknologi informasi hanya merupakan salah satu komponen kecil saja. Komponen lainnya secara umum adalah proses dan prosedur, strutur organisasi, SDM, model-model untuk analisis, perencanaan, pengendalian, dan pembuatan keputusan serta database. Suatu sistem informasi yang baik, belum tentu memiliki komponen teknologi informasi. Sementara itu, computer memegang peranan penting dalam penciptaan suatu produk. Makanya system informasi yang berguna dapat dihasilkan dan dialirkan. Secara umum Sistem informasi merupakan kombinasi dari orang (people), perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), jaringan computer (communications network) dan sumber daya yang dihimpun, ditranformasi, dan mengalami proses pengendalian dalam suatu organisasi.                          
2.4  Konsep Dasar Basis Data
Basis Data menunjukkan suatu kumpulan data yang dipakai dalam suatu lingkungan perusahaan atau instansi-instansi. Penerapan basis data dalam sistem informasi disebut sistem basis data (database system).
2.4.1         Pengertian Basis Data
Basis data dapat didefinisikan sebagai berikut : “Basis data merupakan kumpulan data (arsip) yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.” Fathansyah (2002:21). “Basis data adalah sistem berkas terpadu yang dirancang terutama untuk meminimalkan pengulangan data.” Kadir Abdul (2004:9). Berdasarkan definisi diatas, basis data adalah himpunan berkas yang disusun untuk menghindari redudansi data dan dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
2.4.2        Tujuan Pengeloaan Basis Data
Tujuan utama dalam pengelolaan basis data adalah pengaturan data agar terdapat kemudahan dalam pengambilan kembali data tersebut. Berikut ini terdapat beberapa tujuan dari basis data diantaranya yaitu :
1.    Kecepatan dan kemudahan (Speed)
2.    Efisiensi ruang penyimpanan (Space)
3.     Keakuratan (Accuracy)
4.     Ketersediaan (Avaibility)
5.     Kelengkapan (Completeness)
6.     Keamanan (Security)
7.     Kebersamaan (Sharability)

2.5  Perangkat Lunak Untuk Perencanaan Sistem
2.5.1        Pengertian Perancangan Sistem
Mengenai perancangan sistem Jogiyanto, H.M., (1989:196) menjelaskan : Desain sistem menentukan bagaimana suatu sistem akan menjelaskan apa yang mesti diselesaikan; tahap ini menyangkut mengkonfigurasi dari komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem sehingga setelah instalasi dari sistem akan benar-benar memuaskan rancang bangun yang telah telah ditetapkan pada akhir tahap analisis sistem.
Dengan demikian desain sistem dapat diartikan sebagai berikut :
1.    Tahapan setelah analisis dari siklus penghubung sistem.
2.    Pendefinisian dan kebutuhan-kebutuhan fungsional.
3.     Persiapan unutuk rancang bangun implementasi.
4.    Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.
5.     Berupa pengambaran, perencanaan dan pembuatan skesta .
6.     Termasuk menyangkut mengkofigurasi dari komponen komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem.

2.5.2        Perangkat Lunak Perancangan
Perancangan sistem dalam pembentukannya ada dua metode pendekatan yang pertama yaitu top down, pada metode ini sistem diturunkan dari pemetaan secara global yang kemudian akan menurun ke arah yang lebih deskriptif. Metode ini dapat dianalogikan sebagai pembuatan rumah yang dimulai dari aspek yang paling mendasar yaitu fondasi hingga bagian terkecil sedangkan metode yang kedua adalah bottom-up, di mana sistem dipetakan dari satuan terkecil sehingga ke satuan terbesar, misalnya perakitan mobil. Pada perakitan mobil seolah-olah dimulai dari yang terkecil misalnya sebuah mur pada mesin hingga badan mobilnya sendiri.
Perancangan sistem berdasarkan teknik pembuatannya terdiri atas tiga jenis teknik dengan alat bantu atau perangkat lunaknya adalah sebagi berikut :
1.    Perancangan terstruktur
2.    Perancangan Konvensional
3.    Perancangan OOD (object oriented diagram) dari Coad dan Yourdon.




BAB III
PENUTUP
3.1  Kesimpulan
Pembangunan sistem informasi merupakan hal yang penting dalam perkembangan sistem informasi. Sistem informasi adalah sistem yang terdiri dari manusia, fasilitas, alat, media danprosedur yang digunakan untuk membangun jaringan yang bersifat rutin dan membantu manajemen dalam pengambilan keputusan dan menyediakan informasi bagi pihak-pihak yang membutuhkannya.Pada zaman sekarang ini pembangunan sistem informasi sangat diperlukan dalam pengembangan atau kemajuan membangun suatu perusahaan.Perusahaan dikatakan baik apabila sistem informasinya sudah sesuai atau sudah sejalan dengan Konsep Dasar Sistem Informasi.
3.2  Saran
Pembangunan sistem informasi harus memiliki informasi serta sistem perancangan yang baik dalam perusahaan. Sehingga perusahaan dapat berkembang dan bersaing dengan perusahaan yang lain.









DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar